Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, Menerima Audiensi dari HFHI di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Sibolga, Jalan Dr. Sutomo, Senin (25/05/2026) sore.[Gambar: Disinfokom Sibolga / MEDIA-DPR.COM)
SIBOLGA | MEDIA-DPR.COM. Langkah pemulihan pascabencana di Kota Sibolga Provinsi Sumatra Utara (Sumut), terus bergerak maju.
Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, menerima audiensi dari perwakilan Habitat for Humanity Indonesia (HFHI) di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Sibolga, Jalan Dr. Sutomo, Senin (25/05/2026) sore. Disinfokom Sibolga
Pertemuan strategis ini membahas rencana dukungan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga terdampak bencana, sekaligus langkah penguatan mitigasi risiko bencana di masa mendatang.
Dengan turut hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut, Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis, S.T., M.Kom., Plt. Kepala Bappeda Kota Sibolga, Justin M. Marbun, S.Kom., M.M., serta Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sibolga, Fadlan Satria Siregar, S.STP., beserta jajaran tim Habitat for Humanity Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Strategic Alliance Senior Manager HFHI, Doddy Suparta, menegaskan komitmen lembaganya untuk ikut mempercepat penanganan dampak bencana yang menimpa masyarakat Sibolga.
Ia menjelaskan bahwa pada tahap awal, HFHI telah menyalurkan bantuan berupa alat perbaikan rumah bagi warga terdampak. Selanjutnya, lembaganya merencanakan dukungan rehabilitasi menyeluruh terhadap 67 unit rumah dengan kategori kerusakan ringan hingga sedang.
“Kami telah melakukan survei teknis terhadap 174 lokasi, berbasis data By Name By Address (BNBA) yang diterima dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dari hasil penilaian awal, kami menemukan sejumlah titik yang memerlukan penanganan tambahan, baik dari aspek teknis bangunan maupun mitigasi risiko bencana, seperti potensi longsor, banjir, hingga kesiapan menghadapi gempa bumi,” ungkap Doddy Suparta.
Pertemuan ini, lanjutnya, bertujuan untuk menyampaikan hasil evaluasi lapangan, melakukan penyelarasan data teknis dengan Pemerintah Kota Sibolga, serta merumuskan langkah tindak lanjut rehabilitasi yang terpadu.
Lebih rinci, HFHI juga merencanakan kegiatan peninjauan ulang atau re-assessment terhadap sisa unit rumah dari total 67 unit yang telah dikomitmenkan.
Kegiatan ini akan dilakukan bersama Pemerintah Kota Sibolga, khususnya di lokasi-lokasi yang membutuhkan penanganan khusus di luar ruang lingkup perbaikan rumah semata, guna memastikan kelayakan dan keamanan teknis bangunan.
Tidak hanya terbatas pada perbaikan tempat tinggal, HFHI juga membuka peluang luas untuk berkolaborasi dengan Pemko Sibolga dalam penanganan infrastruktur mitigasi bencana.
Hal ini mencakup pekerjaan perkuatan tebing, perbaikan sistem drainase, serta upaya teknis lainnya di kawasan-kawasan yang dinilai rawan bencana.
Sementara itu, Project Manager SAFE Sibolga, Yosafat Zakaria, berharap koordinasi dan kerja sama yang telah terjalin ini terus diperkuat, agar proses rehabilitasi rumah dapat segera direalisasikan.
“Kami mendorong agar peninjauan ulang bersama pemerintah daerah dapat segera dilakukan. Tujuannya agar proses rehabilitasi berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan teknis di lapangan, sehingga rumah yang diperbaiki benar-benar aman dan layak huni bagi warga,” ujar Yosafat Zakaria.
Menanggapi berbagai rencana kerja sama tersebut, Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan oleh Habitat for Humanity Indonesia bagi pemulihan wilayah dan masyarakat Sibolga.
Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga, berharap seluruh program rehabilitasi rumah yang telah direncanakan dapat segera diwujudkan, guna meringankan beban dan memulihkan kembali kenyamanan hidup masyarakat terdampak bencana.
(Demak MP Panjaitan/Pance)

Komentar

