MAYBRAT | MEDIA-DPR.COM. Menanamkan rasa cinta tanah air dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini menjadi prioritas utama di wilayah perbatasan negara.
Guna tujuan mulia tersebut, Pos Konja Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Kewilayahan Yonif 763/Sanetia Buerama Amor (SBA) menggelar upacara bendera bersama siswa-siswi SD YPPK Santo Petrus Yarat Konja yang berlokasi di Kampung Konja, Kabupaten Maybrat, pada Sabtu (24/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Konja, Letda Inf Teuku Yafi, yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Turut hadir dan mengikuti barisan upacara para guru, seluruh siswa, serta personel Satgas yang bertugas menjaga kedaulatan di garis terdepan NKRI.
Dalam amanat yang disampaikan di hadapan peserta upacara, Letda Inf Teuku Yafi menekankan pentingnya pembentukan karakter bangsa sejak dini. Ia mengajak seluruh siswa untuk menanamkan kedisiplinan, rajin menuntut ilmu, dan menjaga rasa cinta yang mendalam terhadap bangsa dan negara.
Menurutnya, generasi muda di perbatasan adalah pilar masa depan yang akan membawa kemajuan bagi daerah sekaligus menjaga keutuhan wilayah Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas terhadap dunia pendidikan di wilayah perbatasan, sekaligus upaya kita bersama membangun karakter generasi muda agar memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, disiplin tinggi, dan semangat persatuan yang tak tergoyahkan,” tegas Letda Yafi.
Suasana upacara berlangsung sangat hidup dan penuh semangat. Para siswa tampak antusias dan bangga mengikuti setiap rangkaian kegiatan berdampingan dengan para prajurit TNI.
Kehadiran aparat yang menjaga batas negara di lingkungan sekolah memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi para pelajar, seolah menjadi pengingat bahwa mereka adalah bagian tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA berharap, melalui kegiatan rutin seperti ini, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat, khususnya kalangan pendidik dan pelajar di perbatasan, senantiasa terjalin erat.
Sinergi ini diharapkan terus memberikan dampak positif dalam membentuk generasi muda yang tangguh, cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat patriotisme tinggi di wilayah paling ujung tanah air.(Red)
Sumber: MEDIA-DPR.COM | Disampaikan oleh: Arif Silalahi | Minggu, 24 Mei 2026

Komentar

