Viral! Sosok yang Pernah Dipanggil KPK Muncul di Balik Gubernur Bobby Saat Peresmian Kopdes Merah Putih, Pengamat: Ini Rusak Kredibilitas Pejabat Publik

Iklan Semua Halaman

.

Viral! Sosok yang Pernah Dipanggil KPK Muncul di Balik Gubernur Bobby Saat Peresmian Kopdes Merah Putih, Pengamat: Ini Rusak Kredibilitas Pejabat Publik

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Senin, 18 Mei 2026
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution S.E., M.M. Di Belakang Samuel Nababan 


MEDAN | MEDIA-DPR.COM. Sebuah peristiwa menarik menjadi sorotan publik dan menyita perhatian luas di media sosial. Kehadiran Samuel Nababan, sosok yang namanya terkait dengan kasus hukum dan pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terlihat hadir dalam kegiatan peresmian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kota Medan pada Sabtu (16/05/2026). 


Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Presiden RI, Prabowo Subianto dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution S.E., M.M.

 

Dalam video berdurasi sekitar 20 detik yang tersebar luas, terlihat Gubernur Bobby Nasution sedang memberikan keterangan kepada awak media. 


Saat itu, beliau sedang menjelaskan terkait ketidakhadiran Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam agenda penting tersebut. 


Di sisi belakang Gubernur, dengan jelas terlihat Samuel Nababan yang mengenakan kaos hijau dipadukan dengan jaket hitam.

 

Kemunculan sosok ini memicu perbincangan hangat karena nama Samuel Nababan sebelumnya sempat menjadi sorotan nasional. 


Ia diketahui terlibat dalam lingkaran kasus dugaan korupsi yang dikenal dengan sebutan kasus “Blok Medan”, yang juga menyeret mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba. 


Dalam proses penyidikan kasus tersebut, Samuel diketahui dua kali tidak memenuhi panggilan resmi dari KPK-RI untuk dimintai keterangan.

 

Menanggapi hal ini, pengamat sosial-politik, Ari, menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai, keberadaan sosok yang memiliki riwayat pemanggilan dari lembaga penegak hukum di dekat pejabat pemerintahan dalam acara resmi sangat disayangkan dan berisiko menimbulkan pandangan yang kurang baik dari masyarakat.

 

“Rusak sudah kredibilitas Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, karena bagaimana mungkin membiarkan orang-orang seperti itu berada di belakangnya dan terekspos ke hadapan publik,” ungkap Ari dengan tegas.

 

Lebih jauh, Ari juga mendesak KPK untuk tidak menghentikan langkah pengusutan dalam kasus dugaan korupsi Blok Medan tersebut, meskipun tersangka utama, Abdul Ghani Kasuba, telah meninggal dunia. 


Menurutnya, masih banyak fakta di persidangan serta keterangan dari para terdakwa yang perlu dikaji dan didalami lebih dalam oleh lembaga antirasuah.

 

Ia pun menyoroti sikap Samuel yang dinilai seolah-olah kebal hukum. “Panggil paksa dan periksa Samuel Nababan yang seolah kebal hukum. 


Jangan sampai ada kesan di mata masyarakat bahwa KPK memberikan kekebalan hukum kepada siapapun di negeri ini,” tandasnya, mengingatkan pentingnya penegakan hukum yang adil dan merata bagi seluruh warga negara.(Smt)

close