Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, TP PKK Tapteng Ikuti Edukasi Literasi Keuangan Berskala Nasional.

Iklan Semua Halaman

.

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, TP PKK Tapteng Ikuti Edukasi Literasi Keuangan Berskala Nasional.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Rabu, 10 Juni 2026

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, TP PKK Tapteng Ikuti Edukasi Literasi Keuangan Berskala Nasional. Selasa (09/06/2026) Gambar: Pemkab Tapteng / MEDIA-DPR.COM.


TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Dalam upaya mendorong emansipasi dan keberdayaan finansial perempuan di era digital, Staf Ahli I TP PKK Tapteng, Ny. Masnoni Mahmud Efendi, bersama jajaran pengurus PKK Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut)mengikuti kegiatan edukasi secara daring melalui Zoom Meeting Selasa (09/06/2026). 


Kegiatan ini diikuti langsung dari Kantor Sekretariat TP PKK Tapteng, Jalan Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Kotam sumber Pemkab Tapteng Rabu (10/06/2026)

 

Acara yang berskala nasional ini diikuti oleh seluruh TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se -Indonesia, dengan mengusung tema “Literasi Keuangan Keluarga untuk Mewujudkan Masyarakat Sejahtera”. 


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum TP PKK, Ny. Tri Tito Karnavian, dan turut dihadiri oleh pejabat tinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), antara lain Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, serta Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi.

 

Sejumlah narasumber kompeten hadir memberikan pemaparan, di antaranya Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Viviana Dyah Ayu Retno, Pengurus TP PKK Kelurahan Mangarai sekaligus pelaku usaha UP2PKK Mahkota Eka Pratiwi, serta Principal Consultant & CEO Zapfinance Prita Ghozie. Materi yang disampaikan difokuskan untuk membekali perempuan agar mampu mengelola keuangan dengan baik dan mandiri secara ekonomi.

 

Ketua Umum TP PKK Ny. Tri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada OJK atas inisiatif memberdayakan perempuan di seluruh Indonesia melalui edukasi keuangan. Menurutnya, literasi keuangan merupakan fondasi utama kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

 

“Dengan pemahaman yang baik, perempuan akan lebih tangguh mengelola keuangan dan terhindar dari praktik keuangan ilegal. Kami berharap edukasi ini terus diperluas hingga ke daerah-daerah, sehingga perempuan dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarkan pengetahuan pengelolaan keuangan, mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas,” ujarnya.

 

Setelah mengikuti rangkaian kegiatan, Staf Ahli I TP PKK Tapteng Ny. Masnoni Mahmud Efendi menekankan bahwa edukasi literasi keuangan merupakan wujud nyata emansipasi perempuan di masa kini.

 

“Di era digital ini, perempuan dituntut lebih cakap mengelola keuangan. Sebab pada dasarnya, perempuan adalah ‘menteri keuangan’ dalam rumah tangga. Ketika perempuan memahami pengelolaan keuangan dengan baik, ia dapat mengambil keputusan terbaik bagi kesejahteraan keluarganya,” ungkapnya.

 

Ia juga berharap pengetahuan yang diperoleh tidak hanya berhenti sebagai teori, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kembali.

 

“Semoga ilmu yang didapat dapat dipraktikkan dan ditularkan kepada keluarga serta masyarakat di Tapanuli Tengah, sehingga tercipta gerakan sadar keuangan yang berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan bersama,” pungkas Ny. Masnoni.


Demak MP Panjaitan/Pance




 


close