Desakan Tegas ke Gubernur: Jangan Permainkan Bantuan Korban, Segera Tegur Bupati Tapteng.

Iklan Semua Halaman

.

Desakan Tegas ke Gubernur: Jangan Permainkan Bantuan Korban, Segera Tegur Bupati Tapteng.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Jumat, 03 Juli 2026

Poto: Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani S.H , M.H.

Desakan Tegas ke Gubernur: Jangan Permainkan Bantuan Korban, Segera Tegur Bupati Tapteng. Jum'at (03/07/2026) Lisberth Manik S.E., / MEDIA-DPR.COM.


MEDAN | MEDIA-DPR.COM. Suara tuntutan keadilan atas penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), kini bergema keras di ruang sidang resmi DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut).


Ketua Fraksi Partai NasDem Rahmansyah Sibarani, S.H., M.H. melontarkan kritik tajam sekaligus desakan resmi kepada Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. agar segera menegur Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H.

 

Pernyataan ini disampaikan melalui interupsi dalam Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025, yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus bersama Wakil Ketua Ihwan Ritonga, Sutarto, Salman Alfarisi, serta dihadiri langsung Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut.


Sumber: Pernyataan Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, S.H., M.H. Jum'at (03/07/2026).


ANOMALI DATA YANG MELUKAI RASA KEADILAN

Lebih dari tujuh bulan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor 25 November 2025, nasib ribuan korban masih menggantung tanpa kepastian. Rahmansyah menegaskan:

 

“Kita tidak bisa menutup mata. Sampai hari ini masih banyak korban yang belum dapat bantuan Jaminan Hidup maupun Dana Tunggu Hunian. Ini persoalan kemanusiaan yang harus segera diselesaikan.”

 

Berdasarkan laporan yang diterimanya, terjadi ketidakadilan yang sangat mencolok:

- Rumah hancur total, rusak berat, berada tepat di bantaran sungai justru tidak masuk daftar penerima


- Sebaliknya, warga yang sama sekali tidak terdampak malah sudah menerima bantuan pemerintah


- Belum ada kejelasan pasti kapan bantuan akan cair bagi ribuan warga yang menunggu

 

“Kami tidak ingin mencabut hak siapa pun yang layak menerima. Tapi kami menuntut: Jangan ada satu pun korban yang benar-benar membutuhkan terabaikan!”

 

PERINGATAN KERAS: BANTUAN BUKAN AJANG PERMAINAN OKNUM

 Politisi NasDem ini memperingatkan dengan nada serius:

 

“Jangan sampai bantuan kemanusiaan ini dijadikan ajang permainan kepentingan oknum! Jangan biarkan korban menderita dua kali: pertama diterjang bencana, kedua dirugikan karena haknya diabaikan pendataan yang keliru.”

 

Kepada Gubernur Bobby Nasution selaku wakil pemerintah pusat di daerah, ia meminta langkah nyata:

 

“Saya harap Pak Gubernur segera mengingatkan dan menegur Bupati Tapteng. Jangan main-main dengan nasib korban. Bahkan Gubernur sendiri telah mengakui, penanganan pascabencana di Tapteng berjalan sangat lambat.”

 

TINDAKAN YANG DIMINTA SEGERA

Rahmansyah mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara:

 

01. Melakukan evaluasi menyeluruh proses pendataan dan verifikasi korban


02. Memastikan bantuan tepat sasaran, transparan, dan adil tanpa pandang bulu


03. Memperbaiki data yang keliru dan segera menyalurkan hak bagi yang belum terdata


04. Mengawasi ketat agar tidak ada lagi penyimpangan yang merugikan masyarakat

 

“Pemerintah harus hadir memberikan keadilan. Jangan biarkan korban terus menunggu tanpa kepastian yang jelas,” pungkasnya.


Lisberth Manik S.E.



close