TAPTENG • MEDIA-DPR.COM. Situasi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), makin memanas.
Di tengah keluhan warga yang hak bencananya ditangguhkan, muncul unggahan video dari Jerry Z Ferdy Sambo, yang kerap menyebut dirinya sebagai wartawan Bupati, sedang mengulas dokumen APBD Tapteng TA. 2024 sambil menunggu kedatangan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) mungkin dari Bupati Masinton Pasaribu S.H., M.H , atau perwakilannya.
Namun di balik aktivitas mengulas anggaran itu, publik mempertanyakan niat dan rekam jejak orang yang bersangkutan.Sumber: Pantauan Masyarakat dan Unggahan Video Sabtu (27/06/2026)
DI SATU SISI: NASIB WARGA DAN PNS KORBAN BENCANA
Sementara itu di Kelurahan Hutanabolon, warga sedang membicarakan nasib Aryanto Panggabean alias Takur seorang PNS dan Sekretaris Lurah (Seklur) yang juga menjadi korban bencana Banjir Bandang dan Tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut)25 November 2025. yang lalu dimana yang tinggal adalah baju di badan.
Rumah dan seluruh harta bendanya hanyut terbawa arus, namun haknya atas Jaminan Hidup (Jadup), Dana Hunian Tunggu (DHT), dan Stimulan justru ditangguhkan hanya karena statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara.(PNS)
Kondisi ini makin mempertajam pertanyaan: mengapa anggaran daerah bisa dipegang dan dibahas bebas, sedangkan hak dasar korban bencana justru dibekukan tanpa kejelasan?
MENGULAS ANGGARAN ATAU MEMILIKI NIAT LAIN?
Kehadiran Jerry Z Ferdy Sambo yang mengaku sebagai wartawan dekat Bupati mengulas dokumen keuangan daerah menimbulkan kecurigaan tersendiri. Pasalnya, ia sebelumnya dikaitkan dengan dugaan pengambilan Dana Desa sebesar Rp. 318 juta pada TA. 2025.
Masyarakat bertanya:
๐น Apakah kegiatan mengulas APBD dan LKPJ ini hanya kedok atau modus baru untuk memeras Kepala Desa, Kepala Sekolah, hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Tapteng?
๐น Mengapa dokumen anggaran daerah bisa dipegang dan dibahas oleh pihak yang tidak berwenang secara resmi?
๐น Bagaimana penjelasan Bupati Masinton Pasaribu terkait keterlibatan orang yang mengaku sebagai "Wartawan Bupati" dalam urusan keuangan dan pemerintahan?
REKAM JEJAK YANG MENJADI PERHATIAN
Selain soal anggaran, Jerry Z Ferdy Sambo juga kerap disebut sebagai sosok yang kerap memicu perpecahan, dijuluki sebagai provokator, dan dinilai memiliki sikap yang kurang selaras dengan kehidupan bermasyarakat serta kehidupan beragama di wilayah tersebut.
Masyarakat pun meminta aparat pengawas dan penegak hukum meneliti lebih dalam:
* Keabsahan akses terhadap dokumen APBD dan LKPJ
* Dugaan pengambilan dan penyalahgunaan Dana Desa
* Kemungkinan praktik pungutan atau pemerasan yang dilakukan dengan mengatasnamakan pimpinan daerah
Keuangan daerah adalah uang rakyat. Jika ada pihak yang mengatasnamakan jabatan atau kedekatan dengan pejabat untuk mengakses, mengulas, atau memanfaatkannya tanpa dasar hukum yang jelas, maka itu patut diduga dan ditindak tegas agar tidak merugikan keuangan negara dan kepercayaan publik.(Tim)

Komentar

