Banjir Bandang Kabupaten Solok: Menko PMK dan Kepala BNPB Tinjau Lokasi, Tanggap Darurat Ditetapkan Satu Korban Hilang Tetap Prioritas Pencarian

Iklan Semua Halaman

.

Banjir Bandang Kabupaten Solok: Menko PMK dan Kepala BNPB Tinjau Lokasi, Tanggap Darurat Ditetapkan Satu Korban Hilang Tetap Prioritas Pencarian

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Jumat, 25 September 2026
Meninjau Langsung Banjir Bandang Solok  Pemerintah Pastikan Penanganan Terpadu, Satu Korban Masih Dicari. Kamis (24/09/2026) Gambar: BNPB / MEDIA-DPR.COM


SOLOK | MEDIA-DPR COM. Menko PMK Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang/galodo di Kabupaten Solok Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Kamis (24/09/2026).



Kunjungan bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan terpadu dan kebutuhan warga terpenuhi. Sumber: Info Bencana BNPB, Kamis (24/09/2026).  MEDIA-DPR.COM.



Kronologi Bencana

Banjir bandang melanda Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, pada Senin, 21 September 2026 pukul 19.45 WIB. Hujan deras memicu longsoran bukit di hulu Sungai Batang Laso, menyapu material pasir, batu, dan lumpur hingga ke kawasan Kantor Bupati Solok dan Jalan Raya Solok–Padang.

 


Data Dampak Per 24 September 2026, Dampak Jumlah 

* Meninggal dunia 1 orang 

* Hilang 1 orang — prioritas pencarian 

* Luka berat 1 orang 

* Luka ringan 3 orang 

* Mengungsi 474 jiwa 

* Rumah rusak berat 11 unit 

* Rumah rusak sedang 1 unit 

* Rumah rusak ringan 32 unit 

* Kantor pemda rusak berat 2 unit 

* Jalan rusak 5 titik 

* Jembatan rusak 2 unit 

 


Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Pemkab Solok menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari, mulai 22 September hingga 5 Oktober 2026. Fokus penanganan:

* Operasi pencarian dan pertolongan korban

* Penanganan pengungsi & pemenuhan kebutuhan dasar

* Pembersihan wilayah terdampak

* Pemulihan akses jalan, jembatan & fasilitas umum

* Pemulihan pelayanan pemerintahan

 


Pencarian Korban dan Pemulihan Berjalan

Kepala BNPB menegaskan pencarian satu korban yang hilang menjadi prioritas utama. Tim SAR gabungan terus menyisir sepanjang aliran sungai. Sementara itu:

 

- Jalan utama Arosuka sudah dapat dilalui secara buka-tutup

-  PLN masih perbaiki jaringan listrik yang terputus

- Kementerian PU lakukan normalisasi aliran sungai



Imbauan Kepada Masyarakat

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD, BNPB, serta BMKG. Semoga korban yang hilang segera ditemukan dan warga segera pulih dari musibah ini. (Red)

 



 



close