Program Pemberdayaan Masyarakat Diapresiasi Warga Desa Sirami-ramian

Iklan Semua Halaman

.

Program Pemberdayaan Masyarakat Diapresiasi Warga Desa Sirami-ramian

Staff Redaksi Banten
Selasa, 16 April 2024


TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Program Pemberdayaan Masyarakat dan desa yang digalakkan oleh Pemerintah Pusat melalui Pemerintah setempat masing-masing mendapatkan apresiasi dari warga desa.

 

Salahsatu program yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga adalah pembagian bantuan langsung tunai yang berasal dari dana desa. 


Hal tersebut diatas diutarakan oleh Riki Nelson Tinambunan Kepala Desa Sirami-ramian. Ia menyebutkan bahwa bantuan langsung tunai (BLT) merupakan jenis program yang dirasa oleh Warga sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari.


"Kalau warga merasa sangat terbantu dengan BLT ini, sebab mereka dapat mempergunakan secara utuh sejumlah uang tunai yang mereka terima," ujarnya kepada Wartawan, Kamis (4/4/2024).


Riki menyampaikan kalau di desa Sirami-ramian tersebut ada sekitar 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah menerima BLT dana desa tahun 2024 triwulan pertama untuk Januari-Maret sebesar Rp900 ribu untuk masing-masing warga.


"Untuk desa Sirami-ramian, Pemerintah Desa (Pemdes) telah membagikan kepada 20 penerima dengan sejumlah uang sebesar Rp.900 ribu untuk tiga bulan pertama yakni Januari, Februari dan Maret yang telah terlaksana dengan baik di Kantor desa," ungkapnya.

 

Kepala Desa Sirami-ramian ini berpesan agar warga tidak bersifat konsumtif dalam mempergunakan bantuan tersebut supaya manfaat dari bansos ini sendiri benar-benar dapat mendongkrak perekonomian warga. 


"Jangan Konsumtif, pergunakan dengan sebaik-baiknya. Boleh dipergunakan untuk kebutuhan pangan atau lebih baik dipergunakan sebagai modal usaha mikro warga," tuturnya. 


Kendati telah sukses membagikan BLT DD, Pemerintah Desa (Pemdes) juga aktif mendukung program nasional dalam menurunkan angka stunting seperti pelaksanaan kegiatan posyandu seperti pemberian makanan tambahan kepada balita bahkan cek kesehatan bagi bumil yang dilakukan setiap bulan, juga senam lansia. 


"Kita juga aktif dalam kegiatan posyandu sebagai garda terdepan dalam menurunkan angka stunting anak di desa. Selain itu tidak hanya untuk balita dan Bumil, Pemdes Sirami-ramian juga aktif pada kegiatan lansia," ungkap Kades. 


Riki Tinambunan juga memandang pentingnya memperhatikan kesejahteraan tenaga honor dalam setiap kegiatan desa seperti juga acara kebaktian sekolah Minggu di desa tersebut.


"Karena kita memiliki tenaga honor dalam setiap kegiatan desa kita baik Posyandu, lansia, juga guru sekolah Minggu, Pemdes berikan hak mereka dan semua itu berasal dari dana desa 2024 tahap pertama," pungkasnya. (Ben)

close