Stop Perbuatan Merusak! Masyarakat Tapteng Seru Buzzer dan Termas dan Wartawan Bupati Berhenti Ciptakan Masalah

Iklan Semua Halaman

.

Stop Perbuatan Merusak! Masyarakat Tapteng Seru Buzzer dan Termas dan Wartawan Bupati Berhenti Ciptakan Masalah

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Kamis, 30 April 2026


TAPTENG | MEDIA-DPR.COM.Sebuah unggahan di media sosial yang menyoroti kinerja pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), memicu tanggapan keras dari publik. 


Tulisan yang beredar di akun Facebook Kabar Tapanuli, Kamis (29/04/2026), justru memantik api kemarahan masyarakat terhadap oknum yang dianggap merugikan daerah.

 

Masyarakat menyoroti keberadaan kelompok yang disebut sebagai "Buzzer Bupati", "Ternak Masinton" (Termas), hingga oknum wartawan yang dianggap bekerja hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, bukan untuk kemajuan daerah.

 

Identik Politik Memecah Belah

 

Publik menilai, gaya kerja kelompok ini sangat mirip dengan praktik memecah belah (divide et impera) yang identik dengan permainan yang tidak sehat. 


Alih-alih mempersatukan, mereka justru menciptakan komplik dan konflik, seperti yang terlihat dari gesekan antara pihak Eksekutif dan Legislatif.

 

Padahal, seharusnya Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., bersama DPRD bersinergi kuat untuk mewujudkan visi "Tapteng Naik Kelas". Namun, kehadiran oknum ini justru menjadi duri dalam daging yang merusak hubungan baik antar instansi.

 

Tuduhan Pungutan dan Perasaan Kebal Hukum

 

Yang lebih memprihatinkan, masyarakat menuding kelompok ini melakukan praktik pungutan tidak resmi yang sangat memberatkan. 


Disebutkan adanya kewajiban penyetoran dana hingga ratusan juta rupiah per tahun dari Kepala Desa (Kades), hingga praktik "fee" atau pungutan pada proyek pemerintah, serta pengisian jabatan mulai dari Kepala Sekolah, Kepala Puskesmas, hingga jenjang eselon.

 

"Yang rugi akhirnya masyarakat Tapteng. Mereka hanya memikirkan keuntungan sendiri dari komplik yang mereka ciptakan," ujar tanggapan publik.

 

Ditambah lagi, oknum ini dianggap memiliki rasa kebal hukum, sehingga berbuat seenaknya tanpa rasa takut akan konsekuensi.

 

Seruan Sadar Diri demi Tapteng Adil untuk Semua

 

Masyarakat berharap agar semua pihak yang terlibat dalam praktik tidak sehat ini segera menyadari perbuatan mereka.

 

"Mudah-mudahan para Buzzer, Termas, dan oknum yang merugikan ini cepat sadar. Agar situasi Tapteng kembali aman, kondusif, dan visi misi Bupati serta Wakil Bupati untuk mewujudkan 'Tapteng Naik Kelas, Adil Untuk Semua' bisa benar-benar tercapai tanpa ada yang dirugikan," tegas seruan tersebut.

 

 Ditulis oleh Demak MP Panjaitan Pance Wartawan MEDIA-DPR.COM.

close