JAKARTA | MEDIA-DPR.COM.Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menerima kunjungan kerja dan audiensi Gubernur Maluku Utara, Dr. (HC) Sherly Tjoanda, S.E., M.M., beserta jajaran pemda provinsi di kantor Kemenko Infrastruktur, Jakarta, Jumat pagi (22/05/2026).
Pertemuan ini membahas capaian gemilang sekaligus pemetaan solusi atas tantangan pembangunan daerah yang punya pertumbuhan ekonomi tinggi berkat industri nikel dan baterai.sumber: MEDIA-DPR.COM | Disampaikan: Agus Yudhoyono Sabtu (23/05/2926)
Agus Yudhoyono mengawali pertemuan dengan memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi Provinsi Maluku Utara yang baru saja meraih sejumlah penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri.
Salah satu yang paling disorot adalah keberhasilan signifikan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Sherly Tjoanda dalam menekan angka stunting, yang menjadi indikator keberhasilan pembangunan manusia.
Dalam diskusi mendalam tersebut, dipaparkan potensi raksasa sekaligus tantangan mendasar yang dihadapi Maluku Utara.
Daerah ini kini menjadi lokomotif ekonomi nasional dengan pertumbuhan tinggi berkat keberhasilan hilirisasi nikel berstandar dunia, berdirinya pabrik pengolahan dan pemurnian serta industri baterai kendaraan listrik di kawasan Weda dan Buli, hingga rencana strategis pengembangan Bandara Internasional untuk membuka akses global.
Namun, di balik kemajuan industri besar itu, masih terdapat kesenjangan pembangunan. Tantangan infrastruktur dan konektivitas dinilai masih perlu dikejar agar bisa mendorong sektor-sektor ekonomi lain yang menjadi tumpuan hidup masyarakat luas, mulai dari pertanian, perkebunan kelapa dan komoditas unggulan lainnya, hingga sektor perikanan yang potensinya sangat besar namun belum tergarap maksimal.
Menjawab kebutuhan pemerataan tersebut, Pemprov Maluku Utara memaparkan rencana strategis pembangunan infrastruktur dan konektivitas.
Program ini dirancang untuk mengintegrasikan lumbung-lumbung pangan lokal yang ada di Halmahera, agar hasil pertanian rakyat dapat menyuplai kebutuhan pangan di kawasan industri yang sedang berkembang pesat.
Langkah ini bertujuan agar kemajuan ekonomi industri juga mengangkat taraf hidup petani dan nelayan setempat.
Agus Yudhoyono menegaskan prinsip kerja pemerintah pusat dalam mendukung Maluku Utara: "Every progress is a good progress" (Setiap kemajuan adalah kemajuan yang baik).
Namun lebih dari itu, ia menekankan bahwa setiap rupiah investasi pembangunan yang digelontorkan harus dikonversi secara nyata menjadi keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Maluku Utara.
Di akhir pernyataannya, Agus Yudhoyono menyampaikan dukungan penuh dan harapan besar. "Sukses selalu Ibu Gubernur dalam memimpin dan mengabdi bagi masyarakat Maluku Utara menuju kemajuan yang merata dan berkeadilan," pungkas (Red).

Komentar

