Banjir Bandang Kembali Terjang Tapanuli Tengah, Warga: "Kami Tidak Menyangka Terjadi Lagi"

Iklan Semua Halaman

.

Banjir Bandang Kembali Terjang Tapanuli Tengah, Warga: "Kami Tidak Menyangka Terjadi Lagi"

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Sabtu, 14 Februari 2026

TAPTENG | MEDIA-DPR.COM.Belum pulih dari dampak banjir bandang dan tanah longsor tiga bulan lalu, warga Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) kembali diterjang banjir Rabu (11/02/2026). 


Bencana berulang ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur vital yang baru saja diperbaiki pascabencana sebelumnya.(Sumber yang di dapatMEDIA-DPR.COM)

 

"Banyak yang panik, ada juga yang menangis," ujar salah satu warga Lingkungan IV Desa Hutanabolon pada Kamis (12/02/2026). 


Pada akhir November 2025, desanya pernah luluh lantak akibat bencana serupa yang menghancurkan rumah warga yang tinggal tak jauh dari tepi sungai. "Kami tidak menyangka banjir yang terjadi tahun lalu itu terjadi lagi," katanya.

 

Air sungai meluap hanya beberapa jam setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Sebelumnya, pada 30 Januari lalu, Desa Aek Bontar di Kecamatan yang sama juga terdampak dengan rumah warga hancur terhanyut gelondongan kayu.

 

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu S.H.,M.H., menjelaskan bahwa dua jembatan darurat yang baru selesai dibangun pascabencana putus terbawa arus sungai. 


"Jembatan penghubung Desa Muara Sibuntuon dengan Desa Sibio-bio di Kecamatan Sibabangun, serta jembatan Aramco yang dibangun TNI AD di Kecamatan Tapian Nauli, hancur diterjang arus deras dan akses antar desa putus kembali," ujarnya.

 

Selain jembatan, tanggul darurat di Aek Silaga-laga (Kecamatan Tukka) dan Aek Sirahar (Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus) juga kembali jebol, menyebabkan air meluap ke permukiman warga.

 

Sejumlah titik juga terdampak longsor, antara lain Kelurahan Lumut (Kecamatan Sibabangun) dan Kelurahan Nauli (Kecamatan Sitahuis). "Di Nagatimbul Jalan Lobusingkam Kelurahan Nauli, akses roda empat tertutup dan hanya bisa dilalui roda dua," tambah Bupati.

 

Rincian Dampak Bencana:

* Banjir Bandang: Kecamatan Sibabangun, Kecamatan Tapian Nauli – 2 jembatan darurat putus

* Tanggul Jebol: Aek Silaga-laga (Kec. Tukka), Aek Sirahar (Kec. Barus) – Air mengalir ke pemukiman

* Longsor: Kelurahan Lumut (Kec. Sibabangun), Kelurahan Nauli (Kec. Sitahuis) " Akses jalan tertutup. 


(Penulis: Lisberth Manik S.E.: Wartawan MEDIA-DPR.COM. Sumber gambar: DisinfokomTapteng)

close