BANDUNG ,MEDIA – DPR.COM Kepala Desa Persiapan Mekarwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Dadang Kurniawan yang ikut terlibat dalam proses pencarian, mengkonfirmasi bahwa korban yang hilang dan diduga hanyut di Sungai Cisangkuy sejak hari Senin (27/04/2026).
Telah ditemukan pada hari Rabu (29/4/2026) pukul 06.30 WIB. Mayat ditemukan di kawasan Kampung Ciseupan, RT 01 RW 04, Desa Malasari, Kecamatan Cimaung.
Korban yang berhasil ditemukan teridentifikasi sebagai Pepen Suherman (57 tahun), warga Kampung Cihideung, RT 01 RW 14, Desa Tribaktimulya.
Kronologis kejadian dimulai pada hari Senin sekitar pukul 17.30 WIB, ketika Sdri. Sari Sariah beserta suaminya sedang memancing di lokasi Embung Cikalong, Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisangkuy, Kampung Panenjoan, RT 01 RW 11, Desa Mekarwangi, Kecamatan Pangalengan. Pada saat itu, mereka tidak sengaja melihat sosok tubuh yang mengambang dan terbawa arus sungai menuju arah Kecamatan Cimaung.
"Melihat kondisi tersebut, saya langsung merekam kejadian dan mempostingnya di WhatsApp untuk memberitahu warga sekitar serta meminta bantuan," ujar Sari Sariah, saksi pertama yang melihat korban hanyut.
Tak lama kemudian, warga berdatangan ke lokasi kejadian dan segera melaporkan peristiwa tersebut kepada aparatur desa setempat dan Kepolisian Sektor (Polsek) Pangalengan.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian bersama pemerintah desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, dan instansi terkait lainnya segera melakukan mitigasi serta mencari informasi mengenai warga yang mungkin kehilangan anggota keluarga.
Dari hasil penyelidikan, ditemukan informasi bahwa Pepen Suherman terakhir kali terlihat di lokasi pembakaran sampah Rumah makan
Tangek, Kampung Cihideung, sekitar jam 10.00 hingga 11.00 WIB pada hari Senin (27/04/2026).
Jarak dari lokasi terakhir terlihat hingga lokasi ditemukannya korban sekitar ± 7 kilometer.
Pada hari Selasa (28/04/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, tim pencarian yang terdiri dari Polsek Pangalengan, Koramil 2410/Pangalengan, BPBD Kabupaten Bandung, dan Badan SAR (Basarnas) Kabupaten Bandung melakukan penyelidikan menyusuri aliran Sungai Cisangkuy mulai dari Desa Mekarwangi hingga wilayah Kecamatan Cangkuang.
Kegiatan pencarian pada hari pertama berlangsung hingga pukul 16.30 WIB dengan memperhatikan kondisi cuaca yang ada.
Pada hari Rabu (29/04/2026) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, masyarakat Kampung Ciseupan bernama Ujang Eman menemukan mayat di bantaran Sungai Cisangkuy tepatnya di bawah Jembatan Merah Ciseupan.
Setelah dilakukan identifikasi, korban yang ditemukan sesuai dengan deskripsi warga yang hilang, yaitu Pepen Suherman.
Saksi kedua dalam kejadian ini, Budi Setiawan, yang juga bersama Sari Sariah pada saat kejadian awal, menyampaikan harapannya terkait kasus ini.
Kami juga berharap keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan dan dukungan yang dibutuhkan," ujar Dadang di akhir pembicaraan.
(AS)

Komentar

