PANDAN | MEDIA-DPR COM.Pemkab Tapteng Provinsi Sumatra Utara Sumut, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tapteng TA,2025.
Penyerahan dilakukan pada Rapat Paripurna DPRD Tapteng di Ruang Rapat DPRD, Jalan Raja Junjungan Lubis, Kota Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), Rabu (06/05/2026).relis Pemkab Tapteng.
LKPJ diserahkan Sekdakab), Drs. Binsar Tua Sitanggang, MSP, kepada Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani, dan disaksikan oleh Forkopimda serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sekdakab dalam sambutannya menegaskan bahwa LKPJ ini merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada prinsip transparansi, efektivitas, dan berbasis kinerja.
Laporan ini menjadi instrumen evaluasi terhadap implementasi kebijakan dan progres pembangunan sepanjang tahun 2025 yang mengacu pada RPJMD 2025-2029.
Secara umum, capaian kinerja makro menunjukkan progres yang cukup signifikan. Berbagai indikator penting berhasil dicatat, antara lain:
* Pengangguran: Berhasil ditekan menjadi 7,21% dan melampaui target.
* Kemiskinan: Tercatat pada angka 11,03%.
* IPM: Mencapai angka 73,97.
* Pertumbuhan Ekonomi: Tumbuh sebesar 3,25%.
“Ke depan diperlukan upaya transformasi ekonomi melalui penguatan sektor unggulan, peningkatan nilai tambah, serta iklim investasi yang lebih kondusif,” ujar Binsar Tua.
Di bidang tata kelola pemerintahan, meskipun nilai akuntabilitas masih pada kategori CC, namun terjadi lonjakan yang sangat positif pada Indeks Inovasi Daerah yang meningkat dari 22,62 menjadi 40,88.
Hal ini didukung oleh terciptanya 17 inovasi daerah dan penerapan perencanaan berbasis data di seluruh 52 OPD, menandakan perubahan menuju sistem yang lebih adaptif dan modern.
Sektor infrastruktur juga menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan jalan, jembatan, normalisasi sungai, hingga pemasangan lampu PJU. Sementara di bidang sosial, Pemkab telah menyalurkan bantuan kepada 30.690 keluarga dan melayani 250 penyandang disabilitas.
Menutup sambutannya, Sekdakab mengajak seluruh elemen untuk bersinergi.: “Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) butuh kolaborasi kuat antara Pemda, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat. Mari bersama perkuat kepatuhan dan transparansi demi kemajuan Tapteng,” pungkasnya
(Demak MP Panjaitan/Pance)

Komentar

