TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Dunia pendidikan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), terus menunjukkan pemulihan pascabencana.
Hal ini dibuktikan dengan diresmikannya Gedung Sementara Sekolah Dasar Negeri (SDN) 155683 Sigiring-giring, yang berlokasi di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), Kamis (30/04/2026). sumber MEDIA-DPR.COM. Jum'at (01/05/2026) dari Pemkab Tapteng.
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., resmi buka penggunaan gedung tersebut dalam acara yang dihadiri oleh perwakilan TNI, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Sekolah se -Kecamatan Tukka, serta perwakilan lembaga donor.
Gedung sekolah ini merupakan wujud kepedulian dan bantuan nyata dari Save The Children dan PT. Lion Super Indo, yang hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tidak terhenti meski fasilitas sebelumnya terdampak bencana.
Masinton, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu memulihkan sektor pendidikan.
"Sekolah ini mungkin sederhana dan bersifat sementara, tetapi dari tempat inilah kita berharap lahir generasi hebat, guru, dokter, TNI, Polri, bahkan pemimpin masa depan. Meskipun bangunan rusak, semangat belajar anak-anak tidak boleh ikut runtuh," tegas Bupati.
Masinton, juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng untuk terus bekerja keras memulihkan fasilitas publik.
Target tahun ini, sekitar 70 unit sekolah yang rusak akan dibangun kembali, bersamaan dengan pembangunan infrastruktur jalan, hunian tetap, hingga fasilitas kesehatan.
"Prinsip kita adalah membangun lebih kuat, aman, dan tangguh. Mohon kesabaran masyarakat, karena semua proses tetap mengikuti mekanisme anggaran dan legalitas demi hasil yang maksimal," tambahnya.
Juga Masinton, menyampaikan terima kasih khusus kepada Raynol Hermes Tambunan yang telah berkenan menghibahkan lahannya untuk lokasi sekolah ini.
Sementara itu, perwakilan Board Save the Children, Fransiska Sontiara Savitri, menyatakan harapannya agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.
"Kami ingin anak-anak tetap semangat belajar, berkreasi, dan berinteraksi. Ini adalah langkah awal untuk membangun masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Hal senada disampaikan perwakilan PT Lion Super Indo, Yuvlinda Susanta. Menurutnya, bantuan ini adalah bukti nyata solidaritas perusahaan terhadap pendidikan anak-anak Indonesia.
"Bangunan ini mungkin sementara, tetapi harapan dan cita-cita anak-anak tidak boleh tertunda. Pendidikan harus tetap berjalan," tegasnya.
Dengan diresmikannya sekolah ini, diharapkan menjadi awal kebangkitan semangat generasi muda Tapteng untuk terus menggapai mimpi.
(Demak MP Panjaitan/Pance)

Komentar

