Aspirasi Warga Tapteng: Kenangan Perubahan di Masa H. Sugeng Ryanta, Kini Harapan Mulai Pudar di Tangan Masinton Pasaribu.

Iklan Semua Halaman

.

Aspirasi Warga Tapteng: Kenangan Perubahan di Masa H. Sugeng Ryanta, Kini Harapan Mulai Pudar di Tangan Masinton Pasaribu.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Jumat, 19 Juni 2026

Ditulis oleh Demak MP Panjaitan/Pance Sumber MEDIA-DPR.COM : Aspirasi Masyarakat Tapteng Jum'at , 19 Juni 2026

Aspirasi Warga Tapteng: Kenangan Perubahan di Masa H. Sugeng Ryanta S.H , M.H , Kini Harapan Mulai Pudar di Tangan Masinton Pasaribu S.H., M.H.Jum'at (19/06/2026). MEDIA-DPR.COM.

TAPTENG  | MEDIA-DPR.COM. Rasa terima kasih dan kenangan mendalam masih melekat kuat di hati masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), terhadap Dr. H. Sugeng Rianta, S.H., M.H. Semasa menjabat sebagai Penjabat Bupati Tapteng, ia hanya membutuhkan waktu beberapa bulan saja untuk membawa perubahan dan kemajuan yang terasa nyata di berbagai sektor.

 

Kala itu, warga merasa optimis dan yakin bahwa Tapteng benar-benar akan melesat maju. Kepedulian yang tulus bahkan tergambar dari pernyataan warga: “Air mata Pak Sugeng tidak bisa dibohongi, karena hanya beliau yang benar-benar peduli dan mencintai Tapteng serta rakyatnya.”

 

MANDAT YANG DITITIPKAN, TAPI SEOLAH DIABAIKAN

Sebelum masa jabatannya berakhir, Dr. Sugeng Rianta berkali-kali menitipkan amanah dan mandat kepada Bupati Tapteng Masinton Pasaribu agar terus menjaga, melayani, dan memajukan masyarakat Tapteng dengan sebaik-baiknya. Namun dalam perjalanan waktu, amanah tersebut dinilai seolah tidak dilaksanakan atau justru diabaikan.

 

Warga mengaku kini mulai pesimis. Sudah beberapa tahun pemerintahan berjalan di bawah kepemimpinan Masinton Pasaribu, namun janji dan jargon “Tapteng Naik Kelas, Adil untuk Semua” seolah tinggal slogan semata.

 

HARAPAN BERUBAH MENJADI KEKHAWATIRAN

Kenyataan yang dirasakan warga justru berbanding terbalik:

* Bukan naik kelas, melainkan terasa “Tapteng Turun Kelas, Adil Hanya untuk Kelompok Tertentu”


* Angka kemiskinan masih tinggi, bantuan pascabencana yang dibutuhkan mendesak belum kunjung diterima warga secara layak dan tepat sasaran


* Hak-hak masyarakat terdampak bencana belum terpenuhi dengan baik, meski anggaran dan dukungan pusat telah tersedia

 

Kenangan akan perubahan yang pernah dibangun oleh Dr. Sugeng Rianta kini terasa seperti tinggal cerita masa lalu. Padahal amanah yang dititipkan telah disampaikan dengan harapan agar kebaikan itu dilanjutkan, bukan dihentikan atau bahkan mundur ke belakang.

 

SERUAN DAN HARAPAN WARGA

Melalui aspirasi ini, masyarakat juga berharap agar Dr. H. Sugeng Rianta dapat mendengar jeritan hati warga Tapteng yang kini tengah menanggung kesulitan pascabencana dan ketidakpastian penyaluran bantuan.

 

“Kami hanya ingin melihat kembali semangat perubahan yang pernah ada. Jika amanah sudah dititipkan, maka seharusnya dijalankan, bukan hanya diucapkan. Kami ingin Tapteng benar-benar naik kelas untuk semua, bukan hanya untuk sebagian saja,” tegas warga.

 

Berita ini menjadi cerminan suara hati masyarakat, sekaligus pengingat bahwa amanah yang diterima harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan seluruh rakyat Tapteng.(**)

 




 

close