TAPANULI TENGAH | MEDIA-DPR.COM, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat Kepala Kepolisian Republik Indonesia [ Kapolri ] usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu 27.01.2021.
Pengangkatan Listyo Sigit sebagai Kapolri tertuang dalam surat Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian RI. Surat Keputusan Presiden itu berlaku sejak Listyo resmi diangkat sebagai Kapolri.
Sebelum prosesi pelantikan dimulai, Jokowi yang memimpin upacara tersebut sempat menanyakan kesedian Listyo diambil sumpahnya untuk dilantik menduduki pucuk pimpinan Korps Bhayangkara itu.
"Bersedia saya ambil sumpah berdasar agama Kristen?" tanya Jokowi.
"Bersedia," timpal Listyo.
Setelahnya, Listyo membacakan sumpah jabatan dengan bimbingan pemuka agama bersama Jokowi.
"Demi Tuhan Yang Maha Esa, menyatakan dan janji bersungguh-sungguh bahwa saya akan setia kepada negera kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945," ucap Listyo, mengulangi perkataan Jokowi di salah satu kalimat sumpah jabatannya.
Setelah Resmi Listyo Sigit Prabowo menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia [ Kapolri ] sangat membawa angin segar pasca fit and proper test "Hukum tidak tumpul ke atas tajam ke bawah.
Amat mengherankan, kenapa Pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sumatera Utara Resort Tapanuli Tengah sampai dengan sekarang tragedi kematian Nur Ainum alias Sri Rahayu alias Wanda Panjaitan janda beranak satu putri dari Anggota Brimob Polda Aceh yang ditemukan tergantung pada tali gorden kamat Hotel Bumi Asih Pandan [ sekarang nama Hotel PIA ] tanggal 31 Agustus 2013 masih misteri...?
Pihak kepolisian belum berhasil mengungkap pelaku. Padahal CCTV yang ada pada Hotel mengarah langsung kedepan kamar TPK mayat di temukan.
Demikian M. Panjaitan kepada MEDIA-DPR.COM.pada Minggu 07.11.2021.Lebih lanjut M. Panjaitan mengatakan: "Sehingga siapapun yang keluar masuk kamar tersebut pasti kelihatan atau terekam CCTV. Namum pihak Kepolisan belum mampu mengungkapkan siapa eksekutor pembunuh." Ujarnya
Harapan kita dari Keluarga Besar Marga Panjaitan, kiranya Bapak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatiannya kepada kasus ini. Pungkasnya. ( RAH )

Komentar
