TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Kesiapsiagaan menjadi kunci utama menghadapi segala potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja.
Guna memperkuat kemampuan dan kesatuan langkah, digelar Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji Standar Operasional Prosedur (SOP) Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Sumber: Pemerintah Kecamatan Tukka dan BPBD Tapteng Selasa (23/06/2026)
Kegiatan ini juga diwarnai dengan pembacaan pernyataan sikap resmi yang menjadi komitmen bersama seluruh warga.
PIMPINAN DAERAH HADIR DAN BERIKAN ARAHAN
Apel dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tapteng, H. Mahmud Efendy Lubis, S.E., didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Meriati Simanullang, S.E., M.M., serta Kepala Pelaksana BPBD Tapteng Ardi Ansyah Harahap, S.STP., M.M. Kegiatan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, unsur keamanan, relawan, dan warga setempat.
PERNYATAAN SIKAP SIAGA BENCANA
Pada kesempatan itu, Camat Tukka Frengky M.H. Simanungkalit, S.T. membacakan pernyataan sikap atas nama seluruh masyarakat Kecamatan Tukka, sebagai berikut:
Pernyataan Sikap Siaga Bencana Selasa, 23 Juni 2026
01. Kami siap siaga melaksanakan penanggulangan bencana di wilayah Kecamatan Tukka maupun seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah;
02. Kami siap bekerja sama dan saling membantu secara sukarela apabila terjadi bencana;
03. Kami menjunjung tinggi asas kebersamaan, gotong royong, dan rasa kesetiakawanan sosial dalam setiap upaya penanggulangan bencana.
Demikian pernyataan ini disampaikan agar menjadi semangat dan motivasi bagi seluruh masyarakat Tukka dan Tapanuli Tengah.
TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN
Melalui pengukuhan dan simulasi ini, diharapkan:
* Terjalin koordinasi yang cepat dan tepat antar pihak terkait
* Meningkatkan kemampuan teknis masyarakat dalam menghadapi bencana
* Menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan utama
* Mewujudkan Kampung Siaga Bencana yang tangguh, sigap, dan responsif
“Kesiapsiagaan hari ini adalah perlindungan bagi masa depan kita. Semoga apa yang kita latih dan sepakati hari ini dapat diterapkan dengan baik agar risiko kerugian jiwa dan harta benda dapat diminimalkan,” tegas Wakil Bupati dalam arahannya.
Komitmen bersama ini menjadi bukti bahwa kesiapan menghadapi bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh warga. Dengan persatuan dan kesigapan, Tapanuli Tengah semakin siap menghadapi segala kemungkinan.
(Lisberth Manik S.E.)

Komentar

