Di Balik Harum Kemenyan Tapanuli: Sejarah, Perjuangan, dan Harapan Kesejahteraan Petani.

Iklan Semua Halaman

.

Di Balik Harum Kemenyan Tapanuli: Sejarah, Perjuangan, dan Harapan Kesejahteraan Petani.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Selasa, 09 Juni 2026

Disampaikan oleh: Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST

Tanggal: Minggu, 8 Juni 2026

Penulis: Demak MP Panjaitan

 

Di Balik Harum Kemenyan Tapanuli: Sejarah, Perjuangan, dan Harapan Kesejahteraan Petani. Minggu (08/06/2026) Gambar: Victor Tinambunan / MEDIA-DPR.COM.

 

TAPANULI | MEDIA-DPR.COM. Dalam Alkitab, kita mengenal kisah kemenyaan sebagai salah satu dari tiga persembahan berharga yang dibawa oleh orang-orang majus kepada bayi Yesus. 


Jenis kemenyan tersebut memang berbeda dengan yang tumbuh dan disadap di tanah Indonesia, khususnya di Tapanuli. Namun, keduanya memiliki kesamaan: lahir dari alam, memancarkan keharuman yang istimewa, dan memiliki nilai yang tinggi.

 

Bagi masyarakat Tapanuli, kemenyan bukan sekadar hasil hutan biasa. Ia telah melekat sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah, budaya, hingga denyut nadi kehidupan banyak keluarga. 


Hal ini bukan sekadar cerita, melainkan pengalaman nyata yang pernah saya alami sendiri, saya pun pernah menjadi penyadap kemenyan. 


Saya menyaksikan secara langsung betapa setiap tetes getah diperoleh melalui kesabaran yang panjang, ketekunan yang tiada henti, dan perjuangan yang tidak ringan.

 

Namun, di balik keharumannya yang dikenal luas, tersimpan sebuah ironi yang terasa hingga kini. 


Sejak zaman dahulu hingga saat ini, masih jarang petani kemenyan yang benar-benar menikmati kesejahteraan yang layak dari hasil jerih payahnya sendiri. 


Mereka yang berani memanjat pohon tinggi, menoreh batang dengan hati-hati, dan menunggu berhari-hari hingga getah mengering, seringkali hanya mendapatkan bagian yang sangat kecil. 


Sebaliknya, keuntungan yang jauh lebih besar justru lebih banyak dinikmati oleh para tengkulak dan pengekspor.

 

Kiranya keadaan ini perlahan dapat berubah. Semoga suatu hari nanti, harum kemenyan Tapanuli tidak hanya tercium dan memenuhi pasar-pasar di seluruh dunia, tetapi juga benar-benar membawa kehidupan yang lebih layak, sejahtera, dan bermartabat bagi para petani beserta keluarga mereka. 


Sebab, di balik setiap butir kemenyan yang berharga, tersembunyi tangan-tangan yang bekerja dengan penuh ketekunan, doa-doa yang dipanjatkan dengan tulus, serta harapan sederhana agar jerih lelah mereka akhirnya membuahkan hasil yang setimpal.

 

Pesan ini diharapkan menjadi inspirasi dan perhatian bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk instansi terkait, agar dapat bersama-sama mencari solusi dan memastikan nilai tambah dari komoditas unggulan ini dapat dinikmati secara adil oleh mereka yang paling berperan besar dalam menghasilkannya.(**)



 

 

 

close