Dinas Kesehatan Tapteng Gelar Pembekalan Calon Pegawai BLUD Puskesmas, Berdayakan Kembali Tenaga Sukarela Yang Dirumahkan

Iklan Semua Halaman

.

Dinas Kesehatan Tapteng Gelar Pembekalan Calon Pegawai BLUD Puskesmas, Berdayakan Kembali Tenaga Sukarela Yang Dirumahkan

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Kamis, 11 Juni 2026





Dinas Kesehatan Tapteng Gelar Pembekalan Calon Pegawai BLUD Puskesmas, Berdayakan Kembali Tenaga Sukarela Yang Dirumahkan Rabu (10/06/2026) Gambar Pemkab Tapteng / MEDIA-DPR.COM.


TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), gelar sosialisasi dan pembekalan administrasi bagi calon Pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di Aula Dinas Kesehatan, Jalan Raja Junjungan Lubis, Kota Pandan, Rabu (10/06/2026). 


Kegiatan ini diikuti oleh 160 peserta dan dibuka secara resmi oleh Sekrda Tapteng Binsar TH Sitanggang. sumber: Pemkab Tapteng 

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Tapanuli Tengah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberdayakan kembali Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang sebelumnya dirumahkan.

 

Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, SKep, Ns, MKes, AKK, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam memperkuat sumber daya manusia kesehatan. “Ini adalah wujud kepedulian kami untuk memberikan kesempatan kembali kepada tenaga kesehatan yang telah memiliki pengalaman, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.

 

Lisnawati menjelaskan bahwa pembekalan ini menjadi tahapan penting sebelum pengangkatan resmi sebagai Pegawai BLUD. Para peserta dibekali pemahaman tentang tata kelola BLUD, visi misi pelayanan kesehatan daerah, budaya kerja, etika profesi, hingga tanggung jawab yang harus diemban. Selain itu, materi juga mencakup penggunaan aplikasi Satu Sehat, orientasi peralatan medis dasar, serta penguatan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

 

Sebagai bagian dari transformasi digital, seluruh peserta diwajibkan mengunggah dokumen administrasi secara daring melalui aplikasi Satu Sehat sebelum mengikuti tahapan ujian. Hal ini bertujuan agar data tersimpan akurat, terintegrasi, dan mudah diakses.

 

“Keberhasilan pelayanan tidak hanya ditentukan keahlian teknis, tetapi juga sikap, disiplin, dan kepedulian. Kami berharap peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar siap mengabdi secara profesional,” tegas Lisnawati.

 

Ditegaskan pula bahwa prioritas diberikan kepada para TKS yang sebelumnya dirumahkan, mengingat mereka telah memiliki pengalaman kerja di fasilitas kesehatan. Nantinya, pegawai yang dinyatakan lulus akan digaji melalui sumber pendapatan masing-masing BLUD sesuai peraturan yang berlaku.

 

Saat ini, Tapanuli Tengah memiliki 25 puskesmas yang terdiri dari 6 puskesmas rawat inap dan 19 puskesmas rawat jalan. Ke depannya, dua puskesmas yakni Puskesmas Sorkam dan Puskesmas Barus akan dikembangkan menjadi Puskesmas Plus Spesialistik bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, guna memperluas jangkauan layanan kesehatan.

 

Melalui langkah ini, Pemkab Tapteng berharap dapat melahirkan tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab bagi seluruh masyarakat.

(Demak MP Panjaitan/Pance)





close