Unggahan Darlin Simbol: Tegas Tegaskan Jika Benar Terlibat, Hukumnya Past
Keterangan Tegas "Manajer Buaya Air": Minta Fitnah Dihentikan, Kami Juga Selidiki Apakah Ada Rekan yang Terlibat
TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Pasca dilakukan proses otopsi terhadap jenazah Boy Simamora yang sempat diduga meninggal akibat diterkam buaya air, muncul pernyataan unik namun tegas yang diunggah di akun Facebook Darling Simbol pada Jum'at (05/06/2026).
Pernyataan ini disampaikan atas nama "Manajer Buaya Air" dan ditandatangani sebagai Buaya air tolluk tapus, yang meminta agar tuduhan dan fitnah yang ditujukan kepada kelompoknya dihentikan.
Dalam pernyataannya, pihak yang mengaku mewakili buaya air tersebut menyampaikan bahwa sejak awal kejadian hingga kini, mereka masih terus melakukan penyelidikan internal terhadap seluruh rekanannya.
Tujuannya untuk memastikan apakah benar ada di antara mereka yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
"Jika ternyata benar pelakunya berasal dari pihak kami, hukumnya hanya satu: hukum mati! Ini sudah final dan tidak bisa ditawar, tidak peduli seberapa besar pengaruh atau kekuasaan seseorang, sekalipun sepanjang pelepah sawit yang ada di lokasi kejadian," tegas pernyataan tersebut.
Pihak ini juga meminta kepada seluruh masyarakat dan pihak yang menyebarkan informasi untuk segera menghentikan tuduhan yang belum tentu benar. "Kami mohon agar fitnah ini dihentikan dan disudahi. Kami juga butuh kejelasan yang sebenarnya," tulisnya.
Meskipun disampaikan dengan nada yang santai dan sedikit bernada sindiran, disebutkan bahwa penyelidikan tetap berjalan dengan teratur. "Kami telah membagi diri dalam beberapa kelompok untuk melakukan pengecekan. Walau kadang sambil minum kopi dan main gaple, pantauan dan penyelidikan tetap kami lakukan secara terus-menerus," demikian isi pernyataan yang disertai tagar #KecSirandorung dan #Manduamas.
Unggahan ini menjadi sorotan tersendiri di tengah ketidakjelasan hasil otopsi dan pertanyaan publik apakah kematian Boy Simamora benar-benar disebabkan oleh serangan buaya atau ada faktor lain. Pernyataan ini menjadi salah satu bentuk tanggapan yang beredar di masyarakat, mengundang perhatian dan menjadi bahan diskusi, sekaligus mengingatkan semua pihak agar menunggu hasil penyelidikan resmi yang objektif dan berdasarkan bukti yang sah.
Catatan: Pernyataan ini merupakan konten yang beredar di media sosial dan disampaikan secara kiasan/sindiran. Penegasan resmi mengenai penyebab kematian Boy Simamora tetap diharapkan dari hasil otopsi dan penyelidikan pihak kepolisian yang berwenang.
Ditulis oleh Demak MP Panjaitan Pance

Komentar

