GESER | MEDIA-DPR.COM.Bertempat di ruang aula, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menggelar sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan yang dipimpin langsung Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda bersama Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, serta diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, Rabu (17/6). Giat ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Geser dalam menjaga transparansi dan pelayanan prima.
Dalam arahannya, Nober menekankan bahwa Lapas memiliki fungsi krusial yang menuntut akuntabilitas tinggi, baik dalam pembinaan warga binaan maupun pelayanan masyarakat. Menyadari adanya dinamika tugas yang berpotensi memunculkan celah penyalahgunaan wewenang, Nober menegaskan bahwa pemahaman nilai anti korupsi dan pencegahan konflik kepentingan adalah landasan utama yang wajib dimiliki setiap insan Pemasyarakatan.
Menurutnya, komitmen pencegahan pelanggaran harus dimulai secara konsisten dari tataran pimpinan hingga jajaran pelaksana. "Mari saling mengingatkan dan bergandengan tangan membawa kinerja Lapas ini menjadi semakin baik," ujar Nober.
“Nober juga mengajak seluruh jajarannya untuk tumbuh dan menanamkan rasa saling memiliki, layaknya keluarga besar yang solid dalam satu arahan. Ia mengimbau para pegawai untuk mengesampingkan diskusi yang tidak produktif dan berfokus pada kolaborasi positif guna meningkatkan kinerja bersama. "Kita perlu mengingat kembali bahwa konflik kepentingan adalah pintu masuk utama terjadinya pelanggaran integritas dan korupsi. Oleh karena itu, perbaikan sikap, cara kerja, dan pola pikir menuju pelayanan yang berintegritas dan akuntabel merupakan kunci mutlak untuk menghasilkan prestasi membanggakan serta kinerja terbaik bagi institusi,” terangnya."
Sementara itu, semangat positif penyampaian materi sosialisasi oleh Kalapas Geser disambut baik oleh Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk menjalankan hasil sosialisasi dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Tetap optimis dan jangan menunda pekerjaan. Tidak ada kata terlambat untuk terus menciptakan citra institusi yang positif di mata masyarakat, yang dapat dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Tanamkan sikap integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengabdian ini. Kami berharap semoga kegiatan ini semakin menambah wawasan dan membulatkan komitmen kita semua menuju kinerja yang semakin prima," pungkas Alhamid.(GBU)

Komentar

