Rapat Tata Kelola Terintegrasi: PT Pegadaian Bahas Kinerja Kuartal I dan Penguatan Sistem 2026. Senin (22/06/2026) Gambar: Trimedya Panjaitan / MEDIA-DPR.COM.
JAKARTA | MEDIA-DPR.COM. Rapat Teknis Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) berlangsung pagi ini di Gedung BRI I, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini mempertemukan jajaran pimpinan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Pegadaian (Persero) guna meninjau kinerja serta memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang sehat dan transparan. Sumber: Penyampaian Dr. Trimedya Panjaitan, S.H., M.H. Senin (22/06/2026)
Rapat dipenuhi oleh unsur pimpinan strategis, antara lain: Komite Tata Kelola Terintegrasi PT BRI, Dewan Komisaris dan Direksi PT Pegadaian, Komisaris Utama PT Pegadaian AM Putranto, Komisaris Independen PT Pegadaian Martina, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan, Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan PT Pegadaian Ismail Ilyas, Direktur Keuangan & Perencanaan Strategis PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha
Sebelum masuk ke ruang rapat, para peserta sempat berbincang santai sambil menikmati waktu bersama di The Gade Coffee & Gold, yang berada di kawasan taman BRI Center Park.
Dalam sesi pembahasan, dibahas secara mendalam:
🔹 Update Kinerja Kuartal I Tahun 2026: Evaluasi pencapaian target, tantangan operasional, dan langkah perbaikan untuk triwulan berikutnya
🔹 Penyusunan Tata Kelola Terintegrasi 2026: Penyesuaian sistem manajemen risiko, kepatuhan, dan pengawasan yang selaras dengan standar industri keuangan nasional
🔹 Pengawasan Anggota Konglomerasi Keuangan Level 3: Termasuk peninjauan kinerja dan tata kelola Dana Pensiun Pegadaian sebagai bagian dari kelompok usaha
Rapat ini menjadi bukti komitmen bersama untuk memastikan seluruh lini usaha berjalan secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan demi kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan.
Dengan penguatan tata kelola yang terintegrasi, PT Pegadaian beserta seluruh unit di bawahnya diharapkan semakin kokoh dalam melayani masyarakat dan mendukung perekonomian nasional.(Red).

Komentar

