Suara Masyarakat Tapteng: Capek Menunggu Bantuan Bencana, Rencana Aksi Damai 17 Juni Demi Kepastian Hak. Sabtu (13/06/2026) Gambar: Raja Sihite / MEDIA-DPR.COM.
TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Bencana boleh berlalu, namun hak korban harus tetap diperjuangkan. Demikian ungkapan yang disampaikan warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), menyampaikan rasa lelah menunggu kepastian pencairan bantuan pasca bencana alam yang terjadi di wilayah mereka.
Kepada Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H., masyarakat menyatakan sudah merasa jenuh dengan janji-janji yang belum terwujud. “Kami sudah bosan mendengar isu bahwa bantuan akan cair hari ini, besok, atau hari Kamis. Sampai kapan harus terus menunggu?” tegas mereka.
Masyarakat mengingatkan bahwa rakyat adalah pemegang kedaulatan dan pemilik hak yang harus dipenuhi. sumber: Unggahan Raja Sihite, Tapteng Bersatu untuk Perubahan (TBUP) Sabtu (13/06/2026).
Mereka menegaskan tidak lagi membutuhkan janji kosong, melainkan kepastian nyata agar program bantuan dapat segera diterima oleh yang berhak.
Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, warga merencanakan melakukan aksi damai pada Rabu, 17 Juni 2026.
Harapannya, Masinton, dapat menyambut kedatangan mereka dan memberikan penjelasan serta kepastian kapan bantuan akan disalurkan.
Langkah ini diambil sebagai wujud keinginan agar visi “Tapteng Naik Kelas, Adil untuk Semua” tidak hanya menjadi semboyan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berdiri di tengah masyarakat yang belum mendapatkan haknya. Mari kita sampaikan suara ini dengan cara damai dan bermartabat,” ajak Raja Sihite dalam unggahannya.
Ditulis oleh Demak MP Panjaitan/Pance

Komentar

