Wali Kota Gunungsitoli Hadiri Pembukaan Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia 2026, Dorong Integritas dan Kompetensi Pelayanan

Iklan Semua Halaman

.

Wali Kota Gunungsitoli Hadiri Pembukaan Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia 2026, Dorong Integritas dan Kompetensi Pelayanan

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Jumat, 19 Juni 2026

Wali Kota Gunungsitoli Hadiri Pembukaan Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia 2026, Dorong Integritas dan Kompetensi Pelayanan. Jum'at (19/06/2026) Gambar: Pemko Gunungstoli / MEDIA-DPR.COM.


GUNUNGSITOLI | MEDIA-DPR.COM. Wali Kota Gunungsitoli Provinsi Sumatra Utara (Sumut), Sowa’a Laoli, S.E., M.Si, secara resmi menghadiri pembukaan Konvensi Pendeta ke-XII Gereja Nias Kristen Protestan (GNKP) Indonesia Tahun 2026. 


Acara yang berlangsung di Gedung Gereja Distrik 31 Baptisan Hilina’a pada Kamis (18/06/2026) ini diikuti oleh ratusan pendeta dari berbagai wilayah di Indonesia.info Pemko Gunungstoli 


Dengan turut hadir dalam acara pembukaan ini, BPHS GNKP Indonesia, Komisi Badan Tingkat Sinodal GNKP Indonesia, para anggota BPMS GNKP, BPHD/BPMD GNKP, BPHJ/BPMJ GNKP, Komite Nasional Lutheran World Federation, Tim Pelaksana Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia Tahun 2026, serta warga jemaat GNKP setempat.


Hadir sebagai tamu kehormatan, Wali Kota didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli, Agus Bertatinus Laia, S.STP., MAP. Kehadiran pemerintah kota dalam acara ini menandakan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga agama dalam pembangunan berkelanjutan. Tema “Integritas dan Kompetensi Pelayanan Hamba Tuhan”

 

Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia tahun ini mengusung tema yang sangat relevan: “Integritas dan Kompetensi Pelayanan Hamba Tuhan” (Titus 1:7). 


Tema ini diharapkan menjadi pijakan utama bagi para pendeta untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaat dan masyarakat, serta menjaga kesucian karakter sebagai hamba Tuhan.

 

Ibadah pembukaan yang penuh khidmat diisi dengan pemberitaan Firman Tuhan oleh Ephorus GNKP, Pdt. Tolonihaogö Ndruru, S.Th. Dalam khotbahnya, Pdt. Ndruru menekankan pentingnya integritas dalam kehidupan pribadi dan pelayanan, serta kompetensi dalam memahami Firman Tuhan dan mengaplikasikannya dalam konteks modern.

 

Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ephorus GNKP Indonesia, yang menandakan resmi dimulainya Konven Pendeta ke-XII. Prosesi ini diikuti dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan pendeta dari berbagai wilayah, menjadi simbol kebersamaan, persatuan, dan komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan gereja.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Ephorus GNKP Indonesia dan seluruh panitia atas kesuksesan penyelenggaraan Konven Pendeta ke-XII. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena Kota Gunungsitoli dipercaya menjadi tuan rumah acara yang penting ini.

 

“Kami sangat bangga dan berterima kasih karena Kota Gunungsitoli, khususnya Gereja Distrik 31 Baptisan Hilina’a, dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia,” ucap Wali Kota.

 

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh GNKP Indonesia, termasuk pelayanan pastoral, program pendidikan, dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

“Kami percaya bahwa gereja memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter bangsa, meningkatkan moralitas masyarakat, dan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis,” kata Wali Kota.

  

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memohon dukungan doa dari seluruh pendeta dan jemaat GNKP agar Pemerintah Kota Gunungsitoli selalu diberikan hikmat dan kekuatan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, serta dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang sedang dihadapi.

 

“Dengan adanya dukungan doa dan kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat, saya yakin bahwa Kota Gunungsitoli akan semakin maju dan berkembang, serta kesejahteraan masyarakat akan semakin terwujud,” pungkas Wali Kota.

 

Konven Pendeta ke-XII GNKP Indonesia Tahun 2026 diikuti oleh lebih dari 500 pendeta dari berbagai distrik GNKP di seluruh Indonesia. 


Selain pembukaan, rangkaian acara konvensi ini juga akan diisi dengan berbagai seminar, lokakarya, dan diskusi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pendeta.(Red)




 



close