NIAS SELATAN | MEDIA-DPR.COM. Siswa SMA bernama Yamisa Zebua dari Desa Sifalago Boronadu, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), yang pada bulan September 2025 memviralkan kebutuhan akan jembatan di daerahnya, mendapatkan respon cepat dari Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bahkan pernah terjun langsung ke lokasi, dan kini jembatan tersebut sudah beroperasi secara penuh.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 50 meter dan lebar tiga meter, mampu menampung lalu lintas pejalan kaki serta kendaraan roda dua.
Struktur jembatan dirancang kokoh untuk menahan kondisi cuaca ekstrem yang sering terjadi di daerah tersebut, dengan material yang tahan lama dan ramah lingkungan.
Dengan beroperasinya jembatan ini, anak-anak sekolah tidak perlu lagi basah-basahan saat menyeberangi sungai untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Sebagai apresiasi atas keberanian dan jiwa kepemimpinan yang ditunjukkan Yamisa, Presiden Prabowo memberikan hadiah berupa fasilitas untuk melanjutkan pendidikan kepada Yamisa beserta teman-temannya.
Dalam sesi dialog melalui telekonferensi Zoom yang diikuti dari Jakarta pada hari Senin, Yamisa juga memanfaatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Presiden.
Selain menyampaikan terima kasih atas pembangunan jembatan, ia juga menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah, belum diterima di sekolahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMA tempat Yamisa belajar, Drs. H. Surya Dalimunthe, menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian pemerintah pusat.
"Kami sangat berharap program MBG dapat segera tiba di sekolah kami, karena ini akan sangat membantu meningkatkan kondisi gizi dan fokus belajar para siswa," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah mengumumkan bahwa proses verifikasi dan persiapan implementasi program MBG di sekolah tersebut sedang berjalan dan diharapkan dapat mulai beroperasi dalam waktu maksimal 2 bulan ke depan.
Masyarakat Desa Sifalago Boronadu juga memberikan sambutan hangat. Kepala Desa, Luka Manik, menyatakan, "Jembatan ini bukan hanya memudahkan akses pendidikan anak-anak kita, tetapi juga mempermudah petani untuk membawa hasil panen ke pasar. Ini benar-benar merubah kehidupan kita sehari-hari."(NS)

Komentar

