Momen Penerima Rapor: Orang Tua Siswa SD. Inpres Hutanabolon 2, Ketahui Perkembangan Belajar Anak. Sabtu (20/06/2026) Gambar: Lisberth Manik S.E., ) MEDIA-DPR.COM.
TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Orang tua dan wali murid SD Inpres Hutanabolon 2, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), secara resmi menerima rapor hasil belajar putra-putri mereka pada Sabtu (20/06/2026).
Kegiatan berlangsung tertib di lingkungan sekolah dan dihadiri langsung oleh para orang tua yang antusias ingin mengetahui capaian pembelajaran selama satu semester terakhir.
LEBIH DARI SEKADAR NILAI AKADEMIK
Pembagian rapor ini bukan sekadar penyerahan dokumen nilai, melainkan menjadi sarana evaluasi bersama antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah.
Selain hasil pelajaran di kelas, rapor juga memuat penilaian menyeluruh meliputi:
* Perkembangan sikap dan karakter
* Tingkat kedisiplinan
* Keaktifan serta partisipasi dalam kegiatan belajar dan ekstrakurikuler
Dengan demikian, orang tua dapat melihat secara utuh bagaimana perkembangan anak, bukan hanya dari sisi akademik semata.
MOTIVASI DAN APRESIASI
Pihak sekolah berharap hasil yang tercatat dalam rapor dapat menjadi cerminan sekaligus pendorong semangat.
Bagi yang sudah berprestasi, diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkannya; bagi yang masih perlu perbaikan, menjadi bahan evaluasi untuk belajar lebih giat lagi pada tahun ajaran mendatang.
Sementara itu, para orang tua menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para guru. Mereka mengakui dedikasi dan kesabaran tenaga pendidik dalam membimbing anak-anak, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik meskipun berada di wilayah pelosok.
AWAL MASA LIBUR SEKOLAH
Usai rangkaian kegiatan pembagian rapor selesai, para siswa resmi memasuki masa libur sekolah.
Momen ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk beristirahat, berkumpul dengan keluarga, serta melakukan kegiatan positif di lingkungan rumah, sebelum nantinya kembali mengikuti pembelajaran pada tahun ajaran baru.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa upaya mencerdaskan anak bangsa terus berjalan merata hingga ke daerah terpencil, dengan peran serta aktif dari sekolah, guru, dan keluarga.
(Lisberth Manik S.E.)

Komentar

