Rotasi Jabatan dan Suara di Medsos Siapa Sebenarnya Jimedi Marbun di Balik Berita Tapteng?

Iklan Semua Halaman

.

Rotasi Jabatan dan Suara di Medsos Siapa Sebenarnya Jimedi Marbun di Balik Berita Tapteng?

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Senin, 22 Juni 2026
Ditulis oleh Demak MP Panjaitan/Pance 

Sumber MEDIA-DPR.COM: Unggahan Akun Facebook Jimedi Marbun dan Konteks Pilkada 2024  Senin (22/06/2026).

 

Rotasi Jabatan dan Suara di Medsos Siapa Sebenarnya Jimedi Marbun di Balik Berita Tapteng? Senin (22/06/2026) MEDIA-DPR.COM.


TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Berbagai informasi dan komentar yang tersebar luas di media sosial, khususnya di akun milik Jimedi Marbun, kembali menjadi sorotan publik. 


Informasi yang disampaikan sering kali berkaitan langsung dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), mulai dari rotasi pejabat, kritik terhadap dewan, hingga perubahan jabatan di lingkungan pemerintahan. 


Hal ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: siapa sebenarnya sosok ini, dan apa perannya di balik layar?

 

INFORMASI YANG DISEBARKAN: DARI KRITIK HINGGA PERUBAHAN JABATAN

Dalam rentang waktu beberapa bulan, sejumlah unggahan Jimedi Marbun cukup menyita perhatian:

*  Maret 2026: Mengkritik keras sikap Ribu Simatupang di media sosial yang dianggap kerap menghujat Bupati Tapteng, serta menyampaikan harapan terkait penunjukan Direktur PDAM yang baru.


* April 2026: Menyampaikan kritik tajam kepada anggota DPRD yang dijuluki “Dewan TUKKIK”, menilai mereka hanya mencari perhatian dan pencitraan tanpa menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Bahkan ada pernyataan yang menyindir secara lugas mengenai kinerja dan tanggung jawab mereka.


* Mei 2026: Secara terbuka menyatakan bahwa Camat Tapian Nauli Harrys PT. Sihombing akan segera diganti, bahkan menyertakan sindiran keras dengan mengaitkan istilah lagu pemakaman untuk kepergian jabatan tersebut.


* 9 Mei & Terkini: Mengumumkan bahwa dalam minggu ini akan ada rotasi besar-besaran pejabat, serta selamat datang bagi camat baru di Kecamatan Tapian Nauli. Hal ini kemudian terbukti pada 17 Juni 2026, di mana Harrys PT. Sihombing resmi diberhentikan dari jabatannya.

 

Selain itu, ia juga menyampaikan usulan kontroversial agar 35 anggota DPRD diminta menjalani tes urin, serta berbagai laporan yang ditujukan langsung kepada Bupati seolah menjadi perintah yang harus dilaksanakan.

 

SIAPA JIMEDI MARBUN DAN APA KONEKSINYA?

Jimedi Marbun mengaku sebagai bagian dari tim pendukung pasangan MAMA (Masinton-Mahmud) yang memenangkan Pilkada Tapteng 2024. Pasangan ini kini menjabat sebagai Bupati Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati H. Mahmud Efendy Lubis.

 

Yang menjadi pertanyaan masyarakat:

 - Apakah apa yang disampaikan Jimedi Marbun merupakan aspirasi pribadi, atau mewakili suara dari lingkaran terdekat pimpinan daerah?


- Apakah ia hanya penyebar informasi, atau justru menjadi pihak yang “mengatur arah” kebijakan secara terbuka di ruang publik?


- Mengapa informasi yang ia sampaikan kerap terbukti menjadi kenyataan, seolah-olah perintah yang disampaikan lewat media sosial langsung dijalankan oleh pemerintah daerah?

 

Masyarakat mulai bertanya-tanya: Apakah ini wujud keterbukaan informasi, atau justru tanda adanya pihak luar yang ikut campur dalam pengambilan keputusan jabatan dan kebijakan pemerintahan?

 

PERTANYAAN UNTUK TRANSPARANSI

Menyikapi situasi ini, publik mendesak kejelasan:

* Apakah Jimedi Marbun memiliki kedudukan resmi, atau hanya warga biasa yang berani menyampaikan pendapat?


* Apakah perubahan jabatan dan kebijakan yang terjadi benar-benar melalui prosedur resmi, atau dipengaruhi oleh informasi yang beredar di media sosial?


* Bagaimana sikap Bupati Masinton Pasaribu terhadap unggahan-unggahan yang kerap dikaitkan dengan kebijakan resmi pemerintah daerah?

 

Pemerintahan harus berjalan berdasarkan aturan dan prosedur yang jelas, bukan atas pernyataan yang tersebar di ruang maya. Masyarakat berhak mengetahui kebenaran di balik setiap kebijakan, serta siapa sebenarnya yang berperan di dalamnya.

 

Catatan: Berita ini disusun berdasarkan unggahan terbuka di media sosial dan informasi yang berkembang di masyarakat. Pihak terkait, baik Jimedi Marbun maupun Pemkab Tapteng, dipersilakan memberikan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut.(**)

 





 

 


 

 

close